Kamis, 10 Oktober 2013

Sweet Memory Me


Kakak
Trimakasih ya untuk semuanya
 walaupun hanya sebentar aku mengenalmu
Namun kau tlah membuatku bahagia
Kau tlah memberi aku kesempatan bagaimana rasanya kasih sayang seorang kakak kepada adiknya..
Trima kasih kak karna telah bnyak hal yang baik yang kau ajarkan kepadaku, trima kasih untuk kesabaranmu yang slalu mengingatkanku, dan trima kasih atas kasih sayang yang telah kau beri kepadaku.
      Walaupun sekarang diantara kita sudah tidak ada apa” bahkan kau tak ingin mengenalku lagi sekalipun
Tapi aku bersyukur karna tuhan telah memberi aku kesempatan untuk mengenalmu..

      Andai aku diberi kesempatan 1 kali lagi
Aku ingin memperbaiki semuanya kak
Dan aku janji, aku tidak akan menyia”kanmu lagi kakak..
      Ingatkah kau saat aku mengirimkan puisi kepadamu yang berisikan

" Darah yang mengalir di tubuhmu
Bukanlah dari ayahku..
Dan rahim yang mengandungmu
Bukanlah rahim ibuku

Tapi cintamu bagai hujan di musim kemarau
Disaat aq berduka
Kau hapuskan Lara
Disaat aq bahagia
Kau taburkan tawa

Kalaulah boleh aq meminta
Kan q pinta sejuta KAKAK sepertimu
Agar tiada adik merana
Karna dari seorang saudara

Walaupun kau jauh kini
hanya do'a di dalam lubuk hati
Walau sampai kapan nanti
Semoga tak akan berhenti persaudaraan ini .
. . . "

Sesengguhnya puisi ini adalah curahan hatiku agar kau tau betapa sayangnya aku kepadamu kak..
Aku berharap puisi itu dapat membuat hubungan persaudaraan kita smakin lama, semakin baik, dan bisa sampai maut memisahkan kkita nanti
Tapi kenyataan tidak seperti yang aku harapkan, kita berpisah hanya karna dulu aku kurang berterus terang tentang keadaanku kepadamu..

Kakak
Walaupun kita tidak bersama lagi, tapi aku harap kau baik” saja di sana, jaga dirimu baik” kak, aku slalu menyayangimu, dan terus menyayangimu disini. Meskipun kau telah menggangapku sampah
Namun dimataku kau adalah segalanya :’)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar