Kakak
Trimakasih ya untuk semuanya
walaupun hanya sebentar
aku mengenalmu
Namun kau tlah membuatku bahagia
Kau tlah memberi aku kesempatan bagaimana rasanya kasih sayang
seorang kakak kepada adiknya..
Trima kasih kak karna telah bnyak
hal yang baik yang kau ajarkan kepadaku, trima kasih untuk kesabaranmu yang
slalu mengingatkanku, dan trima kasih atas kasih sayang yang telah kau beri
kepadaku.
Walaupun sekarang
diantara kita sudah tidak ada apa” bahkan kau tak ingin mengenalku lagi
sekalipun
Tapi aku bersyukur karna tuhan telah memberi aku kesempatan
untuk mengenalmu..
Andai aku diberi
kesempatan 1 kali lagi
Aku ingin memperbaiki semuanya kak
Dan aku janji, aku tidak akan menyia”kanmu lagi kakak..
Ingatkah kau saat aku
mengirimkan puisi kepadamu yang berisikan
" Darah yang mengalir di tubuhmuBukanlah dari ayahku..
Dan rahim yang mengandungmu
Bukanlah rahim ibuku
Tapi cintamu bagai hujan di musim kemarau
Disaat aq berduka
Kau hapuskan Lara
Disaat aq bahagia
Kau taburkan tawa
Kalaulah boleh aq meminta
Kan q pinta sejuta KAKAK sepertimu
Agar tiada adik merana
Karna dari seorang saudara
Walaupun kau jauh kini
hanya do'a di dalam lubuk hati
Walau sampai kapan nanti
Semoga tak akan berhenti persaudaraan ini . . . . "
Sesengguhnya puisi ini adalah
curahan hatiku agar kau tau betapa sayangnya aku kepadamu kak..
Aku berharap puisi itu dapat membuat
hubungan persaudaraan kita smakin lama, semakin baik, dan bisa sampai maut
memisahkan kkita nanti
Tapi kenyataan tidak seperti yang
aku harapkan, kita berpisah hanya karna dulu aku kurang berterus terang tentang
keadaanku kepadamu..
Kakak
Walaupun kita tidak bersama lagi,
tapi aku harap kau baik” saja di sana, jaga
dirimu baik” kak, aku slalu menyayangimu, dan terus menyayangimu disini.
Meskipun kau telah menggangapku sampah
Namun dimataku kau adalah segalanya
:’)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar